Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Akibat Pemerintah Lalai, Kawasan Hutan Lindung Zamrud Rusak Parah

BERITA SIAK, ZAMRUD - Pemerintah Provinsi Riau dinilai lalai menjaga aset daerah yang mengakibatkan hancurnya hutan lindung di kawasan Danau Zamrud, Kabupaten Siak, Riau. Kasus perambahan hutan dan pembalakan liar di kawasan tersebut, bukan saja terjadi saat ini, melainkan sudah berlangsung beberapa tahun lalu.

"Saya menilai Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini pihak terkait seperti Dinas Kehutanan dan juga Badan Lingkungan Hidup, termasuk aparat penegak hukum, terlalu lalai. Sebelumnya inikan sudah terjadi, nyatanya masih tetap berlangsung hingga sekarang," kata anggota Komisi A DPRD Riau Sugianto kepada Wartawan, Sabtu (17/10/2015).

Politisi PKB daerah pemilihan Siak-Pelalawan ini justru curiga, ada pihak yang menunggangi kasus ini terjadi. "Mereka jangan-jangan sengaja picing mata karena mendapatkan keuntungan dari sini," sambungnya.

Karena itu, kata Sugianto, selain harus ditangkap pelaku yang bermain di lapangan, harus diungkap juga aktor di balik kejadian ini. Kemudian, kedua, adanya upaya penelusuran siapa yang menampung hasil kayu curian di hutan alam ini, bisa jadi perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan HTI dan sebagainya.

"Saya sarankan tangkap pihak mana saja yang terlibat dari kasus ini. Kasus ini harus dibuka dari hulu dan hilir, semua harus dengan luas. Polisi juga jangan hanya menyelidiki pelaku di lapangan semata," lanjutnya.

Sebagai salah satu hutan paru-paru dunia di Indonesia, hutan lindung Zamrud adalah bagian aset nasional yang ada di Riau yang mestinya mendapat perlindungan khusus. "Inilah yang saya nilai Pemprov Riau lalai dan tak mampu. Kalau memang tidak mampu, saya sarankan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengambil alih langsung penanganannya.

Aksi perambahan hutan di wilayah hutan zona penyangga Suaka Margasatwa Pulau Bawah dan Pulau Besar Danau Zamrud, selain untuk memburu kayu hutan, para pelaku ingin membuka lahan sawit. Mirisnya lagi, daerah ini terbilang aman, karena diduga nyaris tanpa pengawasan dari pihak terkait.

Informasi menyebutkan bahwa kayu-kayu olahan itu, sebahagian dibawa ke Kabupaten Meranti, dan bahkan dikirim ke negara tetangga seperti Malaysia.

Kawasan suaka margasatwa ini telah ditetapkan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 668/Kpts-ll/1999 tanggal 26 Agustus 1999 dengan luas wilayah 28.237,95 hektar.(jim)

Name

Advertorial Aulia Hospital Bank Riau Kepri Berita Pekanbaru Berita Pelalawan Berita Riau Berita Siak BRK BRK Jakarta Budaya Bunga Raya Dayun DPRD Riau Ekonomi Hukum Kabar Siak KabarSiak Kandis Kerinci Kanan Kesehatan Kesra Ketenagakerjaan KI Riau Koto Gasib Lingkungan Mempura Minas Perawang Pilhan Pilihan Pilkada Riau Pilkada Siak Politik Portal Berita Siak Pusako Sabak Auh Siak Siak Kecil Siak Sri Indrapura Sosbud Sungai Apit Sungai Mandau Tualang
false
ltr
item
Berita Siak: Akibat Pemerintah Lalai, Kawasan Hutan Lindung Zamrud Rusak Parah
Akibat Pemerintah Lalai, Kawasan Hutan Lindung Zamrud Rusak Parah
http://2.bp.blogspot.com/-j4l_OPMasaY/ViMpZ7oQXmI/AAAAAAAADBM/NXBs6V2pFyM/s320/Kawasan%2BHutan%2BLindung%2BZamrud%2B-%2BKabarSiak.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-j4l_OPMasaY/ViMpZ7oQXmI/AAAAAAAADBM/NXBs6V2pFyM/s72-c/Kawasan%2BHutan%2BLindung%2BZamrud%2B-%2BKabarSiak.jpg
Berita Siak
http://www.beritasiak.com/2015/10/akibat-pemerintah-lalai-kawasan-hutan.html
http://www.beritasiak.com/
http://www.beritasiak.com/
http://www.beritasiak.com/2015/10/akibat-pemerintah-lalai-kawasan-hutan.html
true
4336730943832036936
UTF-8
Berita Tida Tersedia LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Membalas Hapus By Home PAGES POSTS Lihat Semua BERITA TERKAIT LABEL ARCHIVE SEARCH SEMUA POSTINGAN Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock